Kepergok Pasang ‘Spanduk Tolak Sandi’ di Pekalongan, Pelaku: Aku Disuruh Bravo-5

Suasana kampanye menjelang pilpres yang tersisa waktu 63 hari lagi, kembali diwarnai aksi tak terpuji dari orang yang tidak bertanggung jawab.

Seorang remaja yang namanya tidak diketahui kepergok oleh sejumlah relawan melakukan tindakan menghasut warga. Dia tertangkap tangan baru saja selesai memasang spanduk berisi penolakan atas kunjungan Sandiaga Uno ke Pekalongan.

Spanduk itu bertulisan: “SELAMAT DATANG BANG SANDI – Abang Datang Orang Pekalongan Senang, Tapi Akan Lebih Senang Jika Abang Gak Datang – KAMI TETAP JOKOWI TAK TERGANTIKAN”

Sang pelaku pun langsung diamankan oleh beberapa relawan sembari dicecar dengan pertanyaan, apa tujuannya dan siapa yang menyuruh.

“Alasan mu masang apa?” tanya salah satu relawan.

Menarik Untuk Disimak:   Ditanya Alasan tak Pernah Kritik Pemerintahan Jokowi, Budiman Sudjatmiko: Kita Dijalan yang Benar

Si pelaku menjawab kalau dirinya tidak tahu apa alasannya sebab hanya disuruh memasang saja.

“Aku ndak tau, masangi tok” katanya.

Sejurus kemudian dia mengaku disuruh oleh Bravo-5, saat massa menanyakan siapa yang menyuruhnya.

“Yang nyuruh siapa? Tadi katanya Bravo 5 ya,” ujar relawan lain.

Kabar soal tangkap tangan ini diketahui dari sebuah postingan yang diunggah di akun media sosial Facebook milik Haidar Arash. Dilihat di akunnya diposting sebuah video dan sebuah gambar.

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno melakukan kunjungan ke kota Pekalongan pada Selasa (12/02/2019). Seperti biasa Bang Sandi awali kegiatan dengan berolahraga pagi bersama ratusan warga di alun-alun. Dilanjutkan dengan kunjungan ke pabrik kain sarung PT. Prismatex produsen sarung ternama cap ”Gajah Duduk” didampingi oleh generasi ketiga Prismatex, Affan.

Menarik Untuk Disimak:   Ketika Umat Islam Tolak Ahmadiyah Mereka Teriak PELANGGARAN HAM, Ketika Muslim Uighur Dibantai Mereka BUDEG! Untuk Siapakah HAM Hadir?

Bravo-5 adalah tim khusus besutan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, terdiri dari mantan TNI mayoritas lulusan Akademi Militer angkatan 1970-an. Tim ini dibentuk tahun 2013 untuk memenangkan Jokowi-JK di Pilpres 2014.

Dulu, Bravo-5 berkantor di Jalan Banyumas No.5 Menteng, Jakarta Pusat. Kini, beralamat di Jalan Maluku No.32 Menteng, Jakarta Pusat.

Simak juga sekelumit tanggapan dari warganet:

Tifah Nya Awing menulis: Mampus loh..
Smg Allah slalu menggagalkn rencana2 busuk kalian kecebong…

Ninik Raddin menulis: Terus klo dah begini ada proses hukumnya gak….???

Naza Bonar menulis: RAKYAT SUDAH TIDAK PERCAYA DENGAN KONSPIRASI YANG KALIAN BUAT INI..BAGAIMANA TIDAK, SUDAH TERLALU BANYAK KEBOHONGAN, KONSPIRASI YANG KALIAN BUAT..DARI RATNA SARUMPYOT, ISU PKI, SANDIWARA NUNO, DLL NYA. BELUM LAGI AKUN2 FAKE YANG KALIAN CIPTAKAN UNTUK MENGIBULI NETIZEN AWAM. KAMPRET DURJANA.KREATOR HOAX.ULAMA INSTAN

Menarik Untuk Disimak:   Di Duga Hary Tanoe Akan GantiKan Peran Ahok,"Habis Ahok, Terbitlah HT"

(gelora.co)

Tinggalkan Balasan