Sabtu , 25 November 2017

Walt Disney, Illuminati, dan Mind Control (3-Habis)

Walt Disney Books Boogola Walt Disney, Illuminati, dan Mind Control (3 Habis)

Islam Media

Rabu 6 Zulhijjah 1435 / 1 October 2014 18:00

Oleh: Antoni Abdul Fatah
MENURUT Fritz Springmeier, Walt (panggilan untuk Walt Disney) selain dikenal sebagai kreator utama bagi setiap karakter-karakter kartun Disney’s Company. Ia juga bekerja sebagai informan untuk biro intelijen di AS, FBI dan dekat dengan Ronald Reagen, yang juga sempat menjabat sebagai Presiden AS. Baik Reagen maupun Walt sama-sama anggota Freemasonry yang memiliki derajat tertinggi (derajat 33) dan bergerak di bidang yang sama di dalam Freemasonry. Yaitu dalam bidang Mind Control (Mind Control adalah bidang mencuci otak dan mendoktrin seseorang dengan pemahaman-pemahaman Zionis Yahudi lewat berbagai media. Seperti musik dan film. Tentang hal ini akan penulis bahas di lain waktu, pen). Walt sendiri adalah pendukung setia bagi setiap kampanye politik yang dilancarkan Reagen.
Banyak kaum elite atau orang-orang yang berpengaruh di dunia memiliki kehidupan rahasia yang tidak terungkap ke media atau sengaja ditutupi. Begitupula pribadi Walt Disney. Ternyata Disney adalah seorang crossdressing (pria yang berpakaian seperti perempuan tapi ia adalah pria tulen bukan waria atau gay, pen) mesum bernama J Edgar Hoover. Pada dasarnya Walt bukanlah orang yang menyukai anak-anak seperti yang kita pikirkan, meskipun ia mempunyai taman bermain dan film-film yang “ramah” untuk anak-anak. Dia adalah seorang okultis, pedofil, dan juga seorang Illuminati.
Illuminati adalah organisasi rahasia milik Zionis Yahudi yang bertujuan menciptakan dunia untuk Al-Masih Ad-Dajjal. Kita ketahui bersama bahwa Dajjal menjelang hari kiamat kelak menjadi biang kerusakan di muka bumi. Sehingga ia adalah musuh terakhir yang diperangi oleh Nabi Isa ‘Alaihissalam dan kaum Muslimin kelak.
Dinasti Disney sendiri adalah bagian dari dinasti keluarga Yahudi yang kini menguasai dunia secara rahasia.
Walt tumbuh besar dalam kondisi lingkungan yang memprihatikan. Ia tumbuh bersama dengan ilmu sihir (okultisme) dan situasi dalam keluarga yang selalu menyiksanya. Dia memiliki rasa yang bagus untuk kualitas kartun yang disukai oleh anak-anak. Dan hal ini membuatnya berhutang kepada sebuah perusahaan. Saat itu ia adalah seorang pimpinan perusahaan. Dia membuat perusahaannya berhutang, dengan hutang yang tidak sanggup dibayarkan oleh perusahaannya.
Selain memiliki rumah produksi yang memproduksi film anak-anak, Walt Disney’s Company juga memiliki saham-saham pada rumah produksi yang memproduksi film-film untuk kalangan dewasa. Di bawah kekuasaan Joe Roth, Walt Disney’s Company melebarkan sayap dengan memiliki saham di beberapa rumah produksi seperti Touchtone, Miramax dan Hollywood Picture. Dimana semua rumah-rumah produksi ini telah berhasil membuat Walt Disney’s Company mengkamuflasekan dirinya dalam memproduksi film-film dewasa. Dan kita banyak tidak menyadarinya.
Bahkan dalam sebuah film kartun produksi Disney berjudul Mighty Mouse ada adegan seorang karakter kartun yang sedang menghirup kokain.
Walt Disney, seperti dituturkan oleh Fritz Springmeier, juga pernah berencana merilis album musik milik band heavy metal yang menyanyikan lagu-lagu yang sarat nilai-nilai kegelapan. Dalam press releasenya, Disney mengumumkan bahwa ‘Mickey Mouse akan menjadi heavy metal.” Album Disney berjudul ‘BLACK ACID DEVIL’ ini menduduki peringkat ke dua terlaris di toko-toko musik pada tanggal 30 Oktober 1996 selama perayaan Halloween.
“Menurut Disney, musik-musik dalam album ini tidak ada unsur-unsur pemujaan setannya, tetapi memiliki nada tambahan tentang kegelapan, gothic dan seksual. Glenn Danzig, vokalis DANZIG membantah kalau dirinya adalah seorang pemuja setan,” demikian Springmeier.
Selain itu, Walt Disney’s Company juga dianggap bertanggung jawab terhadap kerusakan moral para artis-artis yang diasuh dibawah manajemennya. Walt Disney memiliki sebuah klub bernama Walt Disney Club yang melatih dan mendidik anak-anak untuk dipersiapkan menjadi artis-artis terkenal kelak. Untuk ikut dalam klub tidak mudah, harus melewati beberapa audisi & jika terpenuhi baru bisa masuk. Anak-anak yang tergabung dalam Mickey Mouse Club biasanya disebut “Mouseketeers”. Para mouseketeers yang terkenal sampai sekarang adalah Britney Spears, Christina Aguilera, Justin Timberlake dan Miley Cyrus.
Waktu kecil sampai dengan remaja para mouseketeers dikenal dengan sifatnya yang sangat baik di dalam dunia entertainment. Mereka juga dikenal sangat religius. Itu yg membuat para orang tua tidak segan memasukan anaknya ke dalam manajemen Disney untuk merubah sang anak menjadi bintang yang terkenal. Tapi bagaimana setelah mereka dewasa?
Seperti drama, para mouseketeers yang telah dewasa berubah sifatnya 180 derajat menjadi sangat liar. Bahkan ada beberapa nama mantan mouseketeers tercatat sebagai bintang porno. Apa penyebab mereka bisa berubah total?
Beberapa rumor mengatakan masih ada hubungannya dengan manajemen dari Disney. Setelah mereka dewasa mereka harus melakukan sesuai dengan kontrak agar mereka bisa survive didalam dunia entertainment. Jika menolak mereka siap-siap dikeluarkan dalam dunia entertainment dan rumor tersebut memang benar adanya.
Salah satu contohnya adalah Britney Spears. Dalam wawancara pada saat pembuatan videoklip Womanizer, seorang wartawan bertanya kepada Britney mengapa dia berperilaku sangat liar. Britney pun akhirnya menjawab sambil menangis bahwa ia telah terlalu di kontrol (too in control). Ia juga menjelaskan bahwa semua sensasi yg dilakukan Britney sebenarnya dikontrol oleh “seseorang” yang berasal dari manajemen/kontrak perjanjian.
Kontrak seperti ini memang sudah banyak didalam industri musik Amerika. Salah satu contoh yg ketahuan adalah Ke$ha, dalam kontraknya untuk menjadi terkenal tertulis setiap harinya dia harus terlihat seperti gadis yang sedang mabuk.
Dan hal ini telah menjadi rahasia umum. Kini banyak orang tua yang tidak mau lagi memasukkan anaknya ke dalam Mickey Mouse Club karena takut kepribadian dan moral anaknya bisa rusak. Mickey Mouse sendiri sebenarnya adalah simbol Mind Control di dalam industri musik yang kini memang telah dikuasai oleh kaum Zionis Yahudi.
Hasil kerja Mickey Mouse Club ini sejalan dengan program kerja kaum Zionis Yahudi, seperti tertuang dalam protokol konspirasi yang dibuat oleh seorang pengusaha Zionis Yahudi Rothschild pada tahun 1773 di rumahnya di Frankfrut.
Dalam Dokumen Konspirasi Rothschild I, Poin ke-8 disebutkan: “Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: minuman keras, narkotika, perusakan moral, seks, suap dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi (maksudnya adalah kelompok Konspirasi Zionisme Internasional,–pen) harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut.
Dan pada poin ke-24 dalam dokumen yang sama disebutkan: “Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak Konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.”
Nah, salah satu bukti lainnya yang paling kentara untuk mengetahui misi Walt Disney’s adalah dengan melihat logo tulisan Walt Disney’s. Jika kita perhatikan dengan seksama pada logo Walt Disney’s. Maka kita akan menemukan angka 666 yang tersembunyi di dalam logo tersebut. Angka 6 pertama bisa kita temukan di huruf “D,” lalu angka 6 kedua bisa kita temukan di huruf “i” dan angka 6 terakhir bisa kita temukan di huruf “y.” Angka 666 juga bisa kita temukan di tulisan “Walt.”
Bagi yang dekat dengan dunia okultisme atau dunia perdukunan di dunia pasti mengetahui bila angka 666 ini adalah angka yang amat sakral di dalam dunia perdukunan karena sering ditulis dalam mantra-mantra sihir. Begitupun di dalam ajaran kekristenan. Di dalam injil disebutkan bahwa angka 666 ini adalah tanda untuk Iblis atau The Beast. Angka 666 ini juga sering disimbolkan sebagai Hexagram.
Untuk menutup tulisan kali ini, mungkin banyak yang sudah pernah berkunjung ke taman bermain Walt Disney, DisneyLand. Namun pasti banyak yang tidak mengetahui rahasia di dalamnya.
Di dalam DisneyLand ada yang disebut Flash Mountain. Nama asli tempatnya sendiri sebenarnya adalah Splash Mountain. Namun karena ada satu kamera X-Ray yang dipasang di suatu tempat di Splash mountain itu yang dapat memotret bagian kulit para pengunjung, sehingga ketika dipotret para pengunjungnya itu tampak telanjang.
Selain itu, di dalam taman bermain Walt Disney atau DisneyLand juga terdapat banyak terowongan-terowongan rahasia, yang jangankan para pengunjungnya, para karyawan di dalam taman bermain Walt Disney itu sendiri tidak mengetahui fungsinya untuk apa. Namun, ada seorang yang berhasil masuk ke dalam salah satu terowongan tersebut. Hal ini diceritakan oleh Was Penre,
Wes Penre merupakan mantan anggota kelompok pemuja setan, yang kemudian bertobat dan menjadi peneliti dunia hiburan AS. Ia juga pernah berada di belakang kesuksesan banyak kelompok musik cadas Amerika.
Di dalam situs Illuminaty News (4 Juli 2004), Ia menulis sebuah artikel singkat berjudul “The Walt Disney Agenda”. Dalam tulisan tersebut, Penre juga bercerita bahwa seorang sahabatnya pernah menemui hal ganjil di Disneyland-California.
“Di suatu tempat di tengah areal Disneyland, ada seorang orang yang masuk dan bersembunyi ke dalam semak-semak untuk sekadar merokok. Tanpa diduga, dari semak-semak itu terlihat sebuah lorong ke dalam tanah. Dia masuk ke dalam dengan hati-hati. Dari dalam tanah dia mendengar suara tangisan anak-anak…, ” ujar Penre.
Nah mulai sekarang berhati-hatilah dalam menonton atau memberikan tontonan untuk putra-putri Anda di rumah. Tidak ada yang melarang untuk menonton film, namun, hendaknya daya pikir dan daya kritis kita dapat digunakan dalam memilih tontonan. Selektiflah dalam memilih tontonan. Dan jika kita tidak mampu untuk memfilter apa yang kita tonton, maka, sebaiknya hindari menonton tontonan yang merusak pikiran dan aqidah. Masih banyak di luar sana, tontonan yang baik dan aman untuk kita dan keluarga kita. Tinggal pada diri kita saja terletak keputusan untuk memilihnya. [berbagai sumber]HABIS
Redaktur: Saad Saefullah

Source: http://ift.tt/1rLbJ4x

Shares