Senin , 20 November 2017

(Video) Tragis! Lakukan Atraksi Dikukus Hidup-Hidup, Biksu ini Benar-benar Mati

Lim Ba, seorang biksu ajaran Taoisme di Malaysia yang diberitakan telah meninggal dunia setelah secara tidak sengaja mengukus dirinya sampai mati dalam wajan besar.

Hal itu dilakukan untuk mencoba ‘membersihkan tubuh dan jiwa’ dari pria tersebut.

Dalam aksinya, lelaki 68 tahun itu duduk di atas sebuah wajan dengan air mendidih dan ditutup dengan sebuah tutup logam raksasa.

Aksi berbahaya yang berujung insiden mematikan itu dilakukan sebagai bagian dari perayaan Taoisme di Kuil China Kuala Sanglang di Kedah, Senin (23/10/2017) malam lalu.

Baca Juga  (Video) Yang Terjadi Saat Gadis Ini Bershalawat di Depan Agnez Mo, Maher Zain: Amazing mashaAllah

Keterangan dari pihak polisi mengatakan, Lim Ba mengalami serangan jantung di tengah aksi, dan juga mengalami luka bakar akibat terkena air yang mendidih.

Saksi mata saat kejadian mengaku sempat mendengar suara dari dalam wajan sekitar setengah jam setelah dimulainya aksi berbahaya itu.

Salah satu saksi, yang juga adalah anak dari Lim Ba, mengaku melihat tutup wajan bergerak, dan setelah itu menemukan korban sudah tak sadarkan diri di dalam wajan.

Kepala Polisi Lokal Mohd Ismail Ibrahim mengatakan, aksi ‘manusia berasap’ itu sebenarnya bukan kali pertama dilakukan Lim Ba.

Baca Juga  [Video] Said Aqil: Orang NU Tak Usah Takut Munkar-Nakir, Kalau Ditanya Man Robbuka Jawab “Pengikut KH Hasyim Asyari”

“Dia (Lim Ba) sudah melakukannya berkali-kali. Dia masuk ke dalam wajan untuk menunjukkan bahwa dia kebal terhadap panas,” ujar Ibrahim kepada AFP, Rabu (25/10/2017).

“Dia mengalami serangan jantung dan akhirnya tumbang. Dia juga sempat mengetuk tutup wajan. Ada luka bakar akibat air mendidih di tubuhnya,” kata dia.

Lim Ba dinyatakan tewas di tempat kejadian.

Sebelumnya, Lim Ba sudah melakukan aksi tersebut selama 10 tahun terakhir. Terkadang bahkan dengan membawa jagung ataupun roti untuk dikukus bersama.

Baca Juga  Al-Shabaab Klaim Lakukan Serangan Terhadap Bus di Kenya

Menurut pihak keluarga, sebenarnya Lim Ba belum lama menjalani operasi jantung.

Pihak keluarga juga sempat menentang keputusan Lim Ba untuk menjalankan aksi itu kali ini.

“Ayah saya menjalani operasi jantung tahun lalu. Saya tidak mengira aksi ini jadi yang terakhir baginya,” ujar Lim Kang Huai, putra korban kepada Bernama.

Aksi unjuk kekuatan atau daya tahan tubuh seperti yang dilakukan Lim Ba sebenarnya bukan aksi yang tak biasa. Terutama dalam festival multi-etnik di Malaysia.

Shares