Minggu , 17 Desember 2017

Try Sutrisno: TNI Terlibat Peristiwa 1965, tapi…

Mantan Panglima ABRI Try Sutrisno tak membantah adanya keterlibatan TNI dalam peristiwa pembunuhan massal pasca Gerakan 30 September 1965. Namun, kata dia, saat itu TNI terlibat untuk memberantas anggota Partai Komunis Indonesia yang melakukan pemberontakan.

“TNI terlibat 1965 itu bukan terlibat berontaknya, tapi TNI yang memberantas pemberontakan PKI,” ujar Try saat ditemui di Jakarta, Kamis (26/10/2017).

Wow!:  Guru Dilampung Hilang, Ia Menghilang Misterius. Keluarga Mohon Bantuan Untuk Carikan Informasinya...

“Tanpa TNI, kalau PKI menang, kamu hilang ini. Dipotong semua lehernya. Jadi komunis semua kita,” lanjut dia.

Try mengatakan, saat itu seolah terjadi pembunuhan besar-besaran karena keadaannya luar biasa kisruh. Pemberontakan oleh PKI saat itu seolah tak ada habisnya.

Bahkan, mereka juga mengimpun kekuatan di Blitar. Saat itu, kata dia, PKI dilawan karena ideologinya yang bertentangan dengan pancasila.

Wow!:  Pengacara Setya Novanto Pamer Kemewahan, Hotman Paris Tak Mau Kalah, Tafsir Ibnu Katsir Bermegah-megahan Melalaikan dari Ketaatan

“Jadi kita harus waspada karena ideologi itu tidak cocok sama Pancasila,” kata Try.

Try membantah ada bantuan dari Amerika dari segi persenjataan untuk melawan PKI. Menurut dia, saat itu PKI dilawan murni dengan kekuatan masyarakat Indonesia sendiri.

Bahkan, ia meyakini bahwa Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mampu melawan sendiri komunis tanpa bantuan pihak asing.

Wow!:  Duh, 14 Juta Penduduk Indonesia Alami Gangguan Emosional

Terkait dokumen peristiwa 1965 yang dimiliki Amerika Serikat dari National Security Archive (NSA), National Declassification Center (NDC), dan lembaga negara National Archives and Records Administration (NARA), Try mempersulakan pemerintah untuk menyikapinya.

“Silakan saja. Kita juga punya dokumen kok. Kalau ada dokumen apapun dari luar, kita akan siap untuk menghadapi,” kata Try.

kompas

Shares