Minggu , 17 Desember 2017

Sri Mulyani: Kami akan pungut pajak tanpa buat masyarakat khawatir

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan Undang Undang (UU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018. Pendapatan negara ditetapkan sebesar Rp 1.894 triliun, di mana penerimaan sektor perpajakan ditarget mampu menyumbang sebesar Rp 1.618 triliun.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, target penerimaan pajak selama 5 tahun terakhir sudah paling hati-hati. Sehingga dia meyakini penerimaan akan mampu mencapai target meski program pengampunan pajak (Tax Amnesty) sudah berakhir.

Wow!:  Kisah Penjual Cobek, Dipenjara Tanpa Dosa dan Merasakan Sulitnya Mencari Keadilan

“Tahun ini kan belum tertutup masih 2 bulan lagi, kami akan lakukan semaksimal mungkin. Kami pungut tanpa membuat masyarakat dan dunia usaha khawatir,” kata Sri Mulyani di kantornya, Jakarta, Rabu (25/10).

Wow!:  Buat Status Komersial Di Facebook Kena Pajak, Begini Penjelasannya...

Untuk itu, pemerintah akan terus menjaga kepercayaan masyarakat bahwa yang dilakukan pemerintah adalah untuk kepentingan masyarakat, salah satunya dengan meningkatkan transparansi.

“Kami memungut berbasis data yang kredibel. Kalau WP anggap data itu kredibel, omzet 100 dan bisa kami buktikan, maka si WP bisa bayar pajak tanpa merasa diintimidasi. Reformasi di dalam sendiri, profesional, kerja sama data dengan Bea Cukai itu menimbulkan confident,” imbuhnya. [idr]

Wow!:  Menyandingkan Dakwah Khilafah dengan Pemboman, Framing Jahat Pemerintah!

merdeka

Shares