Sabtu , 16 Desember 2017

Setelah Briptu Berry Permana Putra, Kini 4 Anggota Brimob Kena Tembak

Pasukan Brimob Den B Polda Papua kembali terlibat baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Tembagapura. Setelah Briptu Berry Permana Putra yang tewas kena tembakan dari kelompok pimpinan Sabinus Waker itu, kali ini empat personel lainnya juga terkena luka tembak.

Kabid Humas Polda Papua Kombes A.M. Kamal mengabarkan, kontak senjata tersebut terjadi kemarin (23/10) sekitar pukul 06.00 WIT. Lokasinya di Kampung Banti, Distrik Tembagapura. “Saat itu Timsus Polda Papua baru saja mengevakuasi jenazah Briptu Berry Permana Putra yang tertembak oleh KKB pada Minggu (22/10),” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan, baku tembak antara anggota Brimob Polda Papua dan KKB pimpinan Sabinus Walker terjadi sejak Sabtu (21/10). Saat itu, dua anggota Brimob tertembak di sekitar Jembatan Utikini, Tembagapura. Keduanya mengalami luka dan langsung dievakuasi.

Wow!:  Reklamasi: Jurus Apa Agar Anies-Sandi Tidak Ditangkap KPK?

Sehari kemudian (22/10), baku tembak kembali terjadi di tempat yang sama. Briptu Berry Permana Putra yang melakukan pengejaran terhadap KKB tertembak dan meninggal.

Evakuasi jenazah Berry ternyata tidak luput dari incaran KKB. Dari arah bukit, para penjahat menembaki tim dari Polda Papua yang barus saja selesai membawa jasad Berry. Akibat tembakan itu, empat personel Timsus Polda Papua terluka.

Mereka adalah Ipda Giay yang mengalami luka di tangan sebelah kiri akibat terkena serpihan proyektil. Kemudian, Bripka Mustari yang terluka di paha kiri (juga terkena serpihan proyektil). Selanjutnya, Bripda Hence yang terluka di lutut bagian bawah sebelah kiri. Terakhir adalah Bripda Mario yang mengalami luka di tangan kiri.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar yang ditemui wartawan di Bandara Mozes Kilangin kemarin siang menyatakan, sejauh ini korban dari pihak aparat keamanan tercatat total tujuh orang. Enam mengalami luka dan satu lagi meninggal. ”Dua sebelumnya kena tembak, satu meninggal dunia, dan tadi pagi (kemarin, Red) ada empat yang terluka. Jadi, totalnya tujuh,” ujarnya.

Wow!:  Dukung Perppu Ormas, Said Aqil Siradj Persilakan Mantan Anggota HTI Masuk NU

Dia mengungkapkan, sejauh ini situasi di area Distrik Tembagapura cukup kondisif dan aktivitas berjalan seperti biasa. Pihaknya juga belum berencana menambah personel di kawasan tersebut. Personel TNI maupun Polri, dalam hal ini Brimob, yang tergabung dalam Satgas Amole masih dianggap cukup untuk mengejar KKB maupun pengamanan di area Distrik Tembagapura.

”Personel kita sebenarnya cukup. Dari satuan tugas, namanya Satgas Amole. Jadi, untuk rencana penambahan, kami masih berdayakan personel yang selama ini ditugaskan, baik di wilayah permukiman maupun rute-rute yang dilalui menuju PT Freeport Indonesia,” jelas Boy.

Wow!:  Pakar Ini Kritik Bantahan Humas Polri Soal Kasus Viktor

Dia mengungkapkan, KKB pimpinan Sabinus Waker beroperasi di seputaran Kampung Utikini, Banti, Mile Post 69 ke atas. Menurut dia, jalur-jalur itu sebenarnya sudah terpantau aparat keamanan. Karena itu, serangan terhadap aparat keamanan selama tiga hari terakhir menjadi bahan evaluasi satuan tugas.

Boy juga memastikan, ke depan pihaknya melibatkan unsur TNI dalam Satgas Amole untuk sama-sama mengejar KKB. ”Kita kerja sama juga dengan TNI. Sebab, satuan tugas pengamanan wilayah juga ada dari unsur TNI dalam mem-back up kepolisian untuk pengamanan objek vital. Jadi, selama ini rekan-rekan dari TNI juga masuk unsur diperbantukan dalam satuan tugas pengamanan PTFI,” tandasnya.

(tns/c5/fat)

sumber: jawapos

Shares