Senin , 20 November 2017

Seribu Muslimah Desak Jokowi Kerahkan Tentara Lindungi Rohingya

Sekitar seribu Muslimah yang tergabung dalam Sahabat Muslimah Rohingya mendesak Jokowi mengerahkan tentara untuk melindungi Muslim Rohingya. “Aksi ini menuntut pemerintahan Indonesia untuk membantu Muslim rohingya, mengirim tentara bukan hanya kecaman-kecaman belaka,” ujar Endriyani, Ketua Sahabat Muslim Rohingya, Senin (4/9/2017) di depan Kedutaan Besar Myanmar, Jakarta.

Menurutnya, Muslim Rohingya memerlukan sikap tegas dari para penguasa negeri-negeri Muslim untuk memberikan bantuan dan perlindungan terhadap mereka.

Baca Juga  Pemerintah Ingin Pakai Dana Amal untuk Infrastruktur

“Wahai Bapak Jokowi di mana keberanianmu? Muslim Rohingya adalah anakmu dan rakyatmu. Mereka lari tidak ada jalan, mereka dibakar tiada tempat berlindung, mereka di tembak tiada tentara Muslim yang melindungi. Wahai Bapak Jokowi di mana hati nuranimu, di mana keimananmu Allah SWT menyaksikan kita,” teriaknya lantang.

Sahabat Muslimah Rohingya juga menyerukan agar para ulama ambil bagian. “Apabila pemerintah Indonesia tidak mengirim tentara membebaskannya. Kalian Ulama, Habaib pemimpin umat Nabi SAW terjunlah bersama mujahidin selamatkan Muslim Rohingya,” pekiknya.

Baca Juga  Sah! Hanya BPJH yang Resmi Terbitkan Sertifikasi Halal

Para Muslimah ini juga menyatakan kaum Muslim seperti makanan yang diperebutkan kaum Yahudi dan Nasrani, padahal kaum Muslim banyak seperti buih di lautan, itu terjadi karena penyakit cinta dunia dan takut mati.

“Islam dengan sistem pemerintahan khilafahnya adalah solusi tuntas yaitu dengan menerapkan Islam secara totalitas tanpa sekat-sekat nasionalisme. Makan dengan itu semua kaum Muslim Rohingya bisa terselamatkan, tidak hanya di Rohingya akan tetapi seluruh dunia Muslim yang dibantai akan terselamatkan,” tegas Endriyani.

Baca Juga  Badai menerjang Filipina, 200.000 orang mengungsi

Menurutnya, aksi ini juga merupakan bentuk seruan kepada seluruh kaum Muslim untuk memberikan segala bentuk bantuan kepada Muslim Rohingya sebagai bukti kepedulian kepada sesama Muslim serta sebagai bukti pembelaan.[] Joko Prasetyo

Shares