Minggu , 17 Desember 2017

Rekannya Ditangkap pada Aksi di Jakarta, Mahasiswa Riau Gelar Unjuk Rasa

Belum puas dengan aksi di Gedung DPRD Riau, Jumat (20/10) lalu, mahasiswa Universitas Riau kembali gelar aksi di depan Kampus UR, Jalan HR Soebrantas, Tampan, Sabtu (21/10) kemarin.

Korlap aksi, Alfian Syahrizal, menyampaikan dalam orasinya tentang kekecewaannya terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK 3 tahun ini.

“Kami menilai dalam tiga tahun masa kepemimpinannya Jokowi-JK gagal dalam menjalankan roda kepemimpinan,” ungkapnya dalam orasi tersebut.

Wow!:  AL-MAIDAH 51 MEMBUAT GADIS MURTAD INI AKHIRNYA KEMBALI MEMELUK ISLAM

Alfian juga mengecam keras aksi represif kepolisian terhadap Mahasiswa Indonesia yang dilakukan serentak pada peringatan 3 tahun kinerja Jokowi-JK.

Selain itu, massa aksi juga mendesak kepolisian Polda Metro Jaya untuk segera membebaskan mahasiswa yang ditangkap saat aksi demo di Istana Merdeka.

Wow!:  Bola Politik Reuni Akbar 212 dan Modal Kekalahan Ahok

Setidaknya, ada 4 pernyataan sikap massa dalam unjuk rasa tersebut. Pertama, membebaskan dua belas mahasiswa yang ditahan secepatnya. Kedua, Menolak keras tindakan refresif aparat Kepolisian Negara terhadap Mahasiswa Indonesia.

“Mendesak Presiden Joko Widodo untuk memenuhi tuntutan mahasiswa dan segera menemui Mahasiswa,” kata Alfian.

Kemudian, meminta Polda Metro Jaya segera membebaskan Mahasiswa Universitas Riau atas nama Aditya Putra Gumesa kembali ke Riau dengan selamat.

Wow!:  Ketum Pemuda Muhammadiyah: Mahasiswa Tersangka, Demo Anarkis Ahoker Dipanggil pun Tidak!

Meski berunjuk rasa di tengah jalan dan terjadi aksi bakar ban, arus lalu lintas tidak terhambat. Beberapa massa aksi mengalihkan arus lalu lintas ke seberang jalan.

Aksi berlangsung aman dan damai, setelah penutupan dengan Do’a bersama, mahasiswa selanjutnya membubarkan diri. (Hasbullah Tanjung/jurnalis warga)

sumber: swamedium.com

Shares