Senin , 20 November 2017

Pengacara: Tuntutan ke Buni Yani Hanya Balas Dendam

Jakarta- Ketua Tim Pengacara Buni Yani, Alwin Rahadian mengatakan bahwa proses hukum yang dialami kliennya kental kepentingan tertentu. Hal itu terlihat dari vonis yang diterima Buni Yani.

“Jaksa mengatakan tuntutan dua tahun untuk Buni Yani adalah sebagai bentuk keseimbangan vonis Ahok. Artinya, semakin yakinlah kita tim kuasa hukum, ini hanya untuk balas dendam,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta pada Kamis (02/11).

Baca Juga  Akhir Ramadan Ada 825 Pasangan Menikah di Kota Ini

Ia juga menegaskan bahwa sejatinya hukum pidana itu harus terlepas dari variabel-variabel ataupun kepentingan-kepentingan tertentu didalamnya. Ia juga menilai, dari awal sudah kontroversi kasusnya.

“Kasus Buni Yani ini juga dipaksakan,” tegasnya.

Baca Juga  Ini Kronologi Terbakarnya KM Dharma Kencana II di Karimunjawa

Alwin menjelaskan, kejanggalan lain adalah Buni Yani dilaporkan oleh seseorang Tim Sukses Ahok dengan Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 28 Tentang ITE. Dan proses hukum ini dalam proses penyelidikannya, sangat lama.

Baca Juga  Pengamat ingatkan bahaya penjualan BUMN, Rencana penjualan itu maksudnya agar dikuasain asing?

“Bolak-balik dari proses kepolisian ke Kejaksaan Tinggi DKI begitu bolak-balik dikembalikan berkas. Dan tiba-tiba berkas malah dilimpahkan ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat. Namun berkas dikembalikan kembali ke penyidik karena kurang lengkap,” ucapnya.

kiblat.net

Shares