Senin , 20 November 2017

PDIP Merespons Soal Amien Rais Minta PAN Out dari Koalisi Jokowi

Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menyarankan agar partainya keluar dari koalisi pemerintah karena akan menjadi beban sejarah. Politikus PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, menilai alasan keluar itu manipulatif.

“Kontraknya, setuju masuk ke sistem kabinet itu ya artinya mendukung pemerintah. Termasuk bertindak tidak oposan di parlemen, itu SOP. Jadi jangan lempar bom lalu memaki korban (pemerintah),” kata Eva ketika dihubungi, Jumat 3 November 2017.

Baca Juga  Soal Miras, J&T Resmi Minta Maaf dan Berjanji Tidak Akan melakukan Kembali

Eva mengibaratkan koalisi artinya setuju bekerja gotong royong dalam membangun rumah. Ia meminta PAN untuk menghormati koalisi parpol pemerintah. “Jangan malah bikin atap bocor,” ujar dia.

Menurut dia, Amien memang yang menyeret PAN menjadi oposan di parlemen. Sikap Amien tersebut dinilai menjadi ukuran bagi sikap-sikap Fraksi PAN di DPR.

Baca Juga  Rakyat Dukung Amien Rais Tarik PAN Dari Koalisi Rezim Jokowi

“Bagaimanapun, beliau kan pendiri PAN. Jadi, sikapnya jadi barometer. Seandainya Pak Amien tenang, jadi guru bangsa seperti zaman Ketua MPR, maka politik jadi sejuk sih,” kata Eva.

Sebelumnya, Amien menilai partainya memang sebaiknya keluar dari koalisi pemerintah. Menurut mantan Ketua Umum PAN ini, keberadaan partainya di koalisi hanya akan menjadi beban sejarah. Yakni menurutnya jadi ikut membawa dosa pemerintahan saat ini.

Baca Juga  Alumni BEM Lintas Generasi Kecam Tindakan Represif Aparat Kepolisian

“Sebaiknya PAN keluar,” kata Amien di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 2 November 2017.

viva

Shares