Sabtu , 18 November 2017

PAN, Demokrat, PPP, Gerindra minta putusan Perppu Ormas ditunda

Komisi II menunda pembacaan putusan tingkat satu terkait dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017. Putusan itu rencananya akan dibacakan pada hari Senin (23/10) pekan depan.

Wakil Ketua komisi II DPR Ahmad Riza Patria mengatakan usulan penundaan itu datang dari beberapa fraksi. Mulai dari PAN, Demokrat, dan juga PPP.

Baca Juga  Memalukan! (Video) Nge-Vlog Bareng YouTuber Dunia, Tingkah Jokowi Jadi Bahan Tertawaan Netizen, ini sebabnya

“Bukan, bukan Gerindra, usul ditunda itu tadi dari PAN dari Demokrat, PPP setuju, Gerindra setuju akhirnya semua setuju ditunda,” kata Riza Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (20/10).

Sedangkan dengan sikap Gerindra terkait dengan Perppu Ormas, Riza menegaskan bahwa Gerindra tetap tegas menolak adanya Perppu Ormas. Gerindra menganggap bahwa lembaga eksekutif mengambil alih kekuasaan Yudikatif.

Baca Juga  Bahas Perpu Ormas, DPR Undang Eks HTI, FPI dan GNPF MUI

“Gerindra sampai saat ini sikapnya tidak berubah menolak Perppu ini. Bahwa ini berlebihan, karena kekuasaan yudikatif atau pengadilan diambil oleh eksekutif atau pemerintah,” ungkapnya.

Selain itu, kata Riza, hukuman untuk para anggota Ormas yang dianggap melanggar dasar Pancasila. Hukuman itu mulai dari 20 tahun penjara hingga penjara seumur hidup.

Baca Juga  14 Kampus Kecam Penahanan Mahasiswa Pendemo Jokowi

“Kemudian yang enggak kalah hebatnya, Perppu ini tidak hanya ketua atau pimpinan ormas, bahkan anggotanya yang pasif saja memungkinkan diberi hukuman, bahkan tidak tanggung-tanggung, pidana,” tandasnya. [eko]

merdeka

Shares