Jumat , 20 Oktober 2017

Musim Hujan, Harga Beras Malah Naik

Meski memasuki musim penghujan harga berbagai jenis beras di pasar tradisional di Kabupaten Temanggung justru terus bergerak naik. Naiknya harga beras tersebut akibat menipisnya stok di petani.

Pedagang beras di Pasar Kliwon Rejo Amertani, Khotijah mengatakan kenaikkan harga beras terjadi dalam dua pekan terakhir, ini akibat stok gabah di tingkat petani cenderung menipis. Kini petani jarang yang mau menjual pada pedagang, karena mereka lebih memilih untuk dikonsumsi sendiri sampai masa panen tiba.

“Pedagang kesulitan mendapatkan gabah dan beras. Petani memastikan stok pangan mereka terjamin sampai masa panen tiba,” katanya kepada KRJOGJA.com, Minggu (08/10/2017).

Baca Juga  Soal Reklamasi Jakarta,DPR RI: Kenapa Pemerintah Pusat Ambil Alih, Ini Kan Aneh!

Dia mengemukakan beras jenis premium yang sebelumnya Rp 10.800 per kilogram kini menjadi Rp 11.500 per kilogram, beras jenis medium yang semula Rp 9.800 per kilogram menjadi Rp 10.500 per kilogram dan yang sebelumnya Rp 9.500 per kilogram menjadi Rp 10.000 per kilogram. “Kemungkinan harga beras akan terus beranjak naik, jadi kenaikkan harga dalam dua pekan ini akan terus berlangsung sampai panen padi tiba,” jelasnya.

Dia menerangkan, setiap musim kemarau harga beras bergerak naik, apalagi di Temanggung tiap kemarau ada peralihan sebagian lahan sawah dari padi ke tembakau. Nanti memasuki masa panen raya harga baru normal kembali.

Baca Juga  FOSTUMI Kompak Tolak Perppu No 2 Tahun 2017

Dia mengemukakan meskipun harga beras naik, pasokan ke pasar tradisional hingga saat ini masih berjalan lancar, baik beras lokal maupun beras dari Delanggu, Klaten. “Pemasok harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan beras, makanya itu, harga kemudian naik sedikit,” katanya.

Pedagang lainnya, Sulasih mengatakan kendati harga beras naik, harga beberapa kebutuhan pokok yang lain cenderung turun, seperti telur ayam, bawang merah, dan bawang putih. Harga telur ayam ras yang semula Rp 20.000 per kilogram turun menjadi Rp 18.000 per kilogram, bawang merah dari Rp 25.000 per kilogram menjadi Rp18.000 per kilogram. “Harga bawang putih turun drasstis, dari yang sebelumnya Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 25.000 per kilogram,” katanya.

Baca Juga  Jubir HTI Siap Jelaskan Pembubaran HTI di RDPU Perppu Ormas

Dia mengemukakan harga minyak goreng curah stabil Rp 11.000 per kilogram, minyak goreng kemasan rata-rata Rp 12.000 per kilogram, dan gula pasir Rp 11.500 per kilogram. “Harga kebutuhan lainnya cenderung stabil serta ada yang turun,” katanya. (krjogja)