Minggu , 17 Desember 2017

Mengejutkan, Ustaz Abdul Somad Ternyata Tolak Dikontrak TV dengan Bayaran Fantastis, Ini Alasannya

Tak bisa dipungkiri, sejumlah dai atau penceramah di Indonesia jadi kondang karena televisi.

Melalui televisi, mereka mengisi program Islami hingga populer, atau bahkan tersandung masalah hingga sisi kehidupan pribadinya diulas habis layaknya seorang selebriti.

Melalui televisi pula, lahirlah sejumlah ustadz seleb.

Jika sejumlah ustadz senang tampil melalui televisi karena mengisi program, lain halnya dengan Ustadz Abdul Somad, dai yang kini sedang populer di kalangan warganet Indonesia.

tengah naiknya popularitas dia, belum ada satu pun stasiun televisi di Indonesia mengontrak Ustadz Somad untuk mengisi program siarannya.

Sepertinya, Ustadz Somad belum tampil di televisi, bukan karena belum ada yang mau mengontrak dia.

Namun, berdasarkan pengakuannya, dosen perguruan tinggi Islam negeri tersebut memang menolak tampil di televisi.

“Insya Allah, saya tak masuk tivi. Ustadz Abdul Somad akan kami kontrak sekian episode. Aku tak mau kontrak, nanti saya jadi lelaki kontrakan,” kata Ustadz Somad pada sebuah kesempatan ceramah.

Ustadz Somad menyampaikan hal tersebut ketika dia ditanya melalui selembar kertas.

Lanjut, “Kalau kebetulan saya ke Jakarta, kalian mau ajak saya (ceramah) subuh karena subuh kosong, kalian jemput saya ke hotel, oke.”

Wow!:  Tolak Perppu, PAN Lebih Pilih Revisi UU Ormas

Ustadz Somad mengaku enggan dikontrak stasiun televisi karena dirinya tak suka diatur-atur dalam ceramah.

Terlebih lagi harus di-makeup pihak tertentu.

“Tapi, kalau saya dikontrak, pakai pakaian begini, harus di-makeup oleh bencong, nanti tangannya harus begini, begini, aku tak bisa dibuat-buat gayanya. Kalau kalian mau ikut gayaku, ikut aku. Tak mau? Ya, usah. cari yang lain,” kata Ustadz Somad yang direkam dan videonya diunggah melalui YouTube.

Ustadz Somad kini populer karena ceramahnya disebar melalui media sosial.

Ketika sebagian dai memilih televisi, dia justu memanfaatkan kekuatan media sosial.

Mengenal Sosok Ustadz Abdul Somad

Sebagaimana dikutip Serambinews.com dari Wikipedia, Ustadz Abdul Somad, Lc., MA lahir di Pekanbaru, Riau, 18 Mei 1977 adalah seorang pendakwah dan ulama asal Pekanbaru, Riau yang sering mengulas berbagai macam persoalan agama, khususnya kajian ilmu hadits dan Ilmu fikih.

Selain itu, ia juga banyak membahas mengenai nasionalisme dan berbagai masalah terkini yang sedang menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat.

Namanya dikenal publik karena Ilmu dan kelugasannya dalam memberikan penjelasan dalam menyampaikan dakwah yang disiarkan melalui saluran Youtube.

Ustadz Abdul Somad saat ini bertugas sebagai dosen di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.

Wow!:  Indef: Kebijakan Ekonomi Pemerintah Ternyata Berat di Ongkos

Kajian-kajiannya yang tajam dan menarik membuat banyak orang suka dengan tausiahnya.

Ulasan yang cerdas dan lugas, ditambah lagi dengan keahlian dalam merangkai kata yang menjadi sebuah retorika dakwah, membuat ceramah Ustadz Abdul Somad begitu mudah dicerna dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat.

Banyak dari ceramah Ustadz Abdul Somad yang mengulas berbagai macam persoalan agama.

Dan bahkan bukan itu saja, ceramah Ustadz Abdul Somad juga banyak yang membahas mengenai masalah-masalah terkini, nasionalisme dan berbagai masalah yang sedang menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat.

Sejak dari bangku sekolah dasar dirinya dididik melalui sekolah yang berbasis pada Tahfizh Alquran.

Tamat dari SD Al-Washliyah tahun 1990, ia hijrah untuk melanjutkan pendidikannya ke MTS Mu’allimin al-Washliyah Medan.

Namun setelah tamat tahun 1993, ia kembali ke Riau untuk menempuh pendidikan di Madrasah Aliyah Nurul Falah, Air Molek, Indragiri Hulu dan menyelesaikannya di tahun 1996.

Tahun 1998, ia merupakan salah satu dari 100 orang yang menerima beasiswa yang dibuka oleh pemerintah mesir untuk orang indonesia belajar di Universitas Al-Azhar mengalahkan 900-an orang lainnya yang mengikuti tes untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

Wow!:  Reklamasi Sudah Seperti Negara Sendiri, TNI Diminta Bertindak atas Ancaman Kedaulatan NKRI

Abdul Somad mendapatkan gelar Lc-nya dalam waktu tiga tahun 10 bulan.
Kemudian pada tahun 2004, kerajaan maroko menyediakan 15 beasiswa bagi pendidikan S2 di Dar Al-Hadits Al-Hassania Institute yang setiap tahunnya hanya menerima 20 orang murid dengan rincian 15 orang maroko dan lima orang untuk asing.

Abdul Somad pun terpilih untuk masuk dalam kuota penerimaan 5 orang asing tersebut melalui jalur beasiswa S2 yang diselesaikannya dalam waktu satu tahun 11 bulan.

Pasca lulus dari Maroko, Ustadz Abdul Somad hingga saat ini aktif mengabdikan diri ke berbagai lembaga sebagai berikut:

1. Dosen Bahasa Arab di Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
2. Dosen Tafsir dan Hadits di Kelas Internasional Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau.
3. Dosen Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Yayasan Masmur Pekanbaru.
4. Anggota MUI Provinsi Riau, Komisi Pengkajian dan Keorganisasian Periode : 2009 – 2014.
5. Anggota Badan Amil Zakat Provinsi Riau, Komisi Pengembangan, Periode : 2009 – 2014.
6. Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama Provinsi Riau, Periode : 2009 – 2014.(serambiindonesia/faisal)

sumber: http://bangka.tribunnews.com

Shares