Senin , 20 November 2017

Inspiratif! Hanya Gara-gara Uang 3 Ribu, Orang ini masuk Islam.

KISAH SEORANG IMAM MASJID DI LONDON

Bismillahirrahmanirrahim…

Seorang imam masjid di London, setiap hari pergi pulang dari rumahnya ke masjid dengan mengendarai bus umum. Ongkos bus tersebut dibayar pakai kartu (card), atau langsung ke sopir karena bus tidak memiliki kondektur. Setelah bayar, baru kemudian cari tempat duduk kosong.

Suatu hari, Sang imam pun bayar ongkos pada sopir lalu menerima kembalian, baru kemudian duduk di bangku belakang yang kosong.

Baca Juga  Dari Takbir Hingga Logo Majelis, Kezaliman dan Upaya Penggembosan Islam Sistematis

Di tempat duduknya dia menghitung uang kembalian dari sopir yang ternyata lebih 20 sen. Sejenak iapun terpikir.. uang ini dikembalikan atau tidak yah..? Ah cuma 20 sen ini… ah dia (sopir) orang kafir ini… atau aku masukin saja ke kotak amal di masjid…?

Setelah sampai di tempat tujuan, ia pun hendak turun bus dengan berjalan melewati sopir bus tersebut. Dalam hatinya masih bergejolak atas uang 20 sen itu, antara dikembalikan atau tidak. Namun ketika sampai di dekat sopir, spontan iapun mengulurkan 20 sen sambil berkata: “Maaf , Uang kembaliannya tadi berlebih 20 sen”.

Baca Juga  Perppu Ormas Masuk Paripurna dengan Sederet Catatan Revisi

Tanpa disangka tanpa dinyana.. sopir itu mengacungkan jempol seraya berkata:
“Anda berhasil..!!!”
“Apa maksud anda..?” Tanya imam masjid.
“Bukankah anda imam masjid yang di sana tadi ?” Tanya sopir.
“Betul” jawabnya

Lantas sopir itu berkata…

“Sebenarnya sejak beberapa hari ini saya ingin datang ke masjid anda untuk belajar Islam.. tapi timbul keinginan di hati saya untuk menguji anda sebagai imam masjid, apa benar Islam itu seperti yang saya dengar: jujur, amanah dan sebagainya. Saya sengaja memberikan kembalian berlebih dan anda berhasil. Saya akan masuk Islam,” kata sopir tersebut.

Baca Juga  Tidak Cukup Bukti, Puluhan Orang yang Ditangkap Dalam Bentrokan LSM di Karawang Akhirnya Dilepaskan

Alangkah tercengangnya imam masjid tersebut, sambil beristighfar berkali-kali menyesali apa yang dipikirkannya tadi. Hampir saja ia kehilangan kepercayaan hanya dengan uang 20 sen itu.

Astaghfirullah…

(Sumber: Majalah AR-RISALAH Edisi 162)

Shares