Senin , 20 November 2017

Indonesia dijajah etnis Cina = Melanggar UUD45 bahkan buat status “Penjajah Indonesia non Muslim” dilaporkan karena “ada pahlawan Non Muslim”, Nasib Jonru

Dilansir Republika (Selasa , 05 September 2017) Muannas Al Aidid mengatakan ujaran kebencian yang termuat dalam unggahan Jonru Ginting sudah parah. Menurut pria yang melaporkan Jonru atas unggahan di akun media sosial miliknya tersebut sudah mengarah pada sentimen Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

“Ini sentimen saranya sudah akut mengadu dombanya sudah luar biasa makanya kami minta supaya negara harus turun karena terjadi pembiaran dari 2014 sampai 2017,” ujar dia usai menjalani pemeriksaan sebagai pelapor di Ditkrimsus Polda Metro Jaya selama 10 jam pada Senin (4/9).

Baca Juga  Innalillahi! 800 Ribu Pengungsi Rohingya Dalam Kondisi Sangat Akut :(

Muannas pun menyoroti sejumlah unggahan pria bernama asli Jon Riah Ukur Ginting yang keterlaluan. Postingan yang dia nilai bernada adu domba karena memuat sentimen anti-etnis tertentu seperti “1945 Indonesia dijajah Belanda dan Jepang, 2017 Indonesia dijajah Cina”.

Baca Juga  Menggelegar Memecah Langit; Live Aksi 2410 Sebar!!!

“Menurut kami itu adalah sentimen bagi etnis tertentu, karena berdasarkan UU 4 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras, sudah tidak ada lagi istilah Cina Pribumi, yang ada WNI,” kata dia.

Kemudian Muannas juga menyoroti adanya sentimen agama dalam postingan Jonru. Menurut dia, Jonru menyebutkan yang menjajah Indonesia itu non-muslim. Muannas menilai hal tersebut sebagai hal yang tendensius terhadap satu agama. “Padahal, faktanya ada pahlawan yang non muslim,” kata dia, menambahkan. (republika)

Shares