Jumat , 20 Oktober 2017

Imam Istiqlal :Trinitas Tidak Berbenturan Dengan Ketuhanan YME, Netizen: “Kalau menjadikan gaduh lebih baik diam” Ini dia komentar lainnya

Imam Istiqlal : Trinitas Tidak Berbenturan Dengan Ketuhanan YME, Netizen: “Kalau menjadikan gaduh lebih baik diam” Ini dia komentar lainnya

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa konsep Trinitas atau Tritunggal dalam ajaran Agama Kristen sama sekali tak bertentangan dengan Pancasila, terutama sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pernyataan Nasaruddin Umar yang telah tersebar dan menjadi viral di media sosial ini disinyalir upaya mencounter pernyataan pengacara Eggi Sudjana yang menyebut Agama Kristen, juga Hindu dan Budha, bertentangan dengan Pancasila, terutama sila pertama, sehingga harus dibubarkan.

Belum tau motif utama disebarkan beliau menuliskan ini, tapi paling tidak sepertinya ini ingin mengatakan bahwa Semua Agama itu benar? atau jikalau tidak, harusnya dipertegas soal kebenaran Islam di dalam tulisan tersebut.

Berikut tulisan Imam Besar Istiqlal yang tersebar di Media Online.

DOKTRIN Trinitas atau Tritunggal dalam agama Kristen sama sekali tidak berbenturan dengan Ketuhanan YME. Doktrin Trinitas menggambarkan Satu Tuhan dalam tiga pribadi (one God in three Divine Personsthree), yaitu Bapa, Anak (Yesus Kristus), dan Roh Kudus. Tiga konsubstansi tersebut dapat dibedakan, namun tetap merupakan satu substansi.

Doktrin Trinitas tidak secara eksplisit dalam Kitab Suci tetapi Kitab Suci memberikan kesaksian tentang kegiatan suatu pribadi yang hanya dapat dipahami dari segi Trinitaris. Tidak heran jika doktrin ini memiliki bentuk pembenarannya lebih luas pada akhir abad ke-4.

Dalam Konsili Lateran IV dijelaskan: “Allah yang memperanakkan, Anak yang diperanakkan, dan Roh Kudus yang dihembuskan”. Meskipun memiliki “tiga pribadi” tetapi tetap satu.

Logika Doktrin trinitas sesungguhnya bisa dijelaskan melalui logika Ahadiyah-Wahidiyah dalam teosofi Islam, Ein Sof-Sefirod dalam Kabbala Yahudi, Atma-Brahma dalam agama Hindu, Yang-Yin dalam teologi Taoisme. Sesuatu yang berganda atau berbilang tidak mesti harus dipertentangkan dengan konsep keesaan. Konsep Asma’ al-Husna berjumlah 99 tidak mesti bertentangan dengan keesaan Allah Swt.

Suatu saat seorang muslim mendebat seorang pendeta dengan mempertanyakan konsep keesaan Tuhan dengan kehadiran Bapak, Anak, dan Roh Kudus. Sang pendeta mengatakan, kami masih mending karena hanya tiga. Bagaimana dengan Islam Tuhannya berjumlah 99. Dengan tegas dijawab bahwa 99 nama itu tetap Tuhan Yang Maha Ahad itu. Lalu dijawab, apa bedanya dengan agama kami. Yang tiga itu tetap yang satu itu.

Dalam diskusi lain, seorang murid mengadu ke mursyid (guru spiritual), bagaimana saudara kita yang beragama Kristen mengaku berketuhanan YME tetapi memiliki doktrin Trinitas, atau saudara kita yang beragama Hindu memiliki doktrin Trimurti? Sang mursyid menjawab, di situlah kelirunya mereka karena membatasi Tuhan hanya tiga, padahal semua yang ada adalah Dia, tidak ada yang ada (maujud) selain Dia.

Sang mursyid mengutip sebuak ayat: Wa lillah al-masyriq wa al-magrib fa ainama tuwallu fa tsamma wajh Allah (Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Q.S. al- Baqarah/2:115).

Setelah mendengarkan panjang lebar penjelasan mursyid barulah murid itu lega. Akan tetapi kembali bertanya, kalau saudara kita tadi keliru karena hanya membatasi Tuhan hanya tiga, bagaimana dengan saya yang hanya membatasi Tuhan hanya satu.

Sang mursyid menjawab: Sesungguhnya mungkin tidak ada yang salah, termasuk anda, karena yang banyak itu ialah yang satu itu dan yang satu itulah yang memiliki wajah yang banyak (al-wahdah fi al-katsrah wa al-katysrah fi al-wahdah/the one in te many and the many in the one).

Bagi umat Kristiani doktrin Trinitas sama sekali tidak mengganggu konsep kemahaesaan Tuhan dan Ketuhanan YME. Hanya orang-orang luar Kristen sering sulit memahami Tuhan mempunyai anak, karena dalam benak masyarakat kata “Anak” masih selalui dihubungkan dengan anak biologis. Padahal dalam Bahasa Arab kata “Ibn” atau “Son” dalam Bahasa Inggris tidak selamanya berarti anak biologis. Kata “anak” bisa berarti simbol kedekatan atau representatif, seperti kata “anak-anak Indonesia di luar negeri” berarti anak-anak yang menampilkan ciri khas dan karakteristik bangsa Indonesia.

Seorang anak lebih mencirikan karakter bapaknya sering diistilahkan “anak bapaknya”. Begitu dekatnya hubungan dan banyaknya persamaan sifat dan karakter seseorang dengan sesuatu sering diistilahkan anak dari sesuatu itu. Persoalan semantik sering kali menjadi faktor penyebab terjadinya perbedaan mendasar, bahkan menjadi sumber konflik.

Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar
Imam Besar Masjid Istiqlal

Ini dia Komentar Netizen

Idris Madani Kami masih ingat ketika saudara kami datang dari jauh mau mampir nginap sejenak kamu gembok tu masjid masjid itu punya umat bukan punyamu ingat jangan jual murah Ayat Alloh dengan harga yg murah

Bambang Irawan Pak anda ini imam besar lho.. Apa perlu anak kecil seperti saya omongin ke anda?? Nyebut Paaakk

Afri Artika Amrin Naah ulama ini niy yg mulai bnyak muncul di tipi. Aneh, jarang/gak pernah muncul di media, tiba ngomong ttg yg bkn “lingkupnya”. Astaghfirullah..

Achmad Ryzach Morniff Hutasuhut Nasarudin Umar kelompok.JIL, gak usah heran golongan Salafi ogah jadi makmun di Istiqlal sejak Nasarudin jadi imam. Disangsikan dia memang dikatrol utk gerogoti aqidah islam.

Suhirman Se P,Kiayai Islam saja yg kiyai urus, jangan suka terima pesanan, kalau tdk tak usah kyai urus Istiqlall

Mohd Boney Tanuwangsa Hadeeeeuuuuuhhhhh…..
Trinitas itu mengakui Tuhan ada , emang situ bukan Islam?

David Cucoga Jaman rosulullah juga ada nasrani pak imam, beliau juga bilang mereka kapir….

Jie PN Ada duit semua beres wkwkwkw.. Manfaatkan situasai di saat rakyat indonesia selalu diam

Jimmy Perkasa Malu pak sama Buya Hamka saja tidak takut kehilangan jabatan kalau memang harus menegakkan aqidah

Samira Galbi Shahid Asthaqfirloh Lailahaillallah di mana pengetahuan seorang imam besar apanya yang besar

Nasrul As Matullah Esa itu artinya satu pak. Kalau bapak gak percaya tanya cucu saya yg msh di play group

Sutan Malenggang Surang La ilaha ilallah . kalau mempercayai ada tuhan selain allah gugur syahadat murtad hati

Dahlia Lahadji Tidak heran lagi kalau jadi menteri agama, lebih tdk heran lagi. Mudahan cepat ganti pemimpin negeri ini.yg menyesatkan umat itulah yg selalu d dukung. Astagfirullah. Menyesatkan orang awam.

Jms Jms Hehehe sampai menag koplak trima psana…astagfirullahaladzim…

Nurokhim Sucipto Kalau menjadikan gaduh lebih baik diam, sudah jelas kok nasnya di Alqur’an mengapa hrs di jelaskan lagi dengan penafsiran sendiri.

Anwar Pkonya mau gelar ulama/kiyai yg ada pengaruhnya dengan masyarakat bnyak..apa bila sudah ngawur ngomongnya..itu berarti udh ada yg bayar..untuk menyimpang nyimpangkan akidah

Mur Dani Ini yg ber bahaya dan mebingungkan masrakat awam, orang ini tidak pantas dijadikan sebagai imam

Chabiel Alloh itu WAHDANIAT,maha ESA. Satu Alloh bukan sebagian dari TIGA,Satu Alloh bukan gabungan dari TIGA.
Pak coba buka lagi kitab nya,malu donk sama anak TK yg udah hafal diluar kepala tentang sifat Alloh.
Kalo ESA nya TRINITAS atau TRIMURTI maka akan menimbulkan DAOR dan TASALSUL,ya sudah lah dijelaskaan panjang lebarpun mungkin ga akan faham…..

Antoni Allen
Antoni Allen Mngkin benar itu kata imam istiqal abal abal itu.,,apalagi yesus itu kan warga yg taat bayar pajak…

 

Yadiriku Yadirimu
Yadiriku Yadirimu Toa jamban….akidah ko di jual….terlalu bapak istiqlal!!!!

Shandrie Muzahar Salim
Shandrie Muzahar Salim Udah ga populer dan ga menjabat jabatan strategis lagi…. Maka cara paling efektif adalah jilat pantat Rezim supaya dpt jabatan lagi.

Mamat Idris
Mamat Idris Jgn cuma nyebarin omongan yg bertentangan dgn ajaran Islam,… Klu menurut mu trinitas itu tdk ada masalah silahkan km ikut aja gama mereka… Guendeng guru ngajimu sopo toh…

Much Alip
Much Alip Aneeh..pancasila mau diklaim hanya dimiliki satu..agama…agama yang lain…???

Sirodz Solihin
Sirodz Solihin Ada kepentintingan apa ente ngejejelasin ttg trinitas,biarin org org kristen aja ngomong

Afifuddin
Afifuddin Bertaqwalah pd Allah. Ingat kita semua akan kembali padaNYA. Apa yg kita jawaaaabbb…?

Achmad Ryzach Morniff Hutasuhut
Achmad Ryzach Morniff Hutasuhut Nasarudin Umar sekumpulan dgn Ade Armando, Guntur Romli dkk. Target JIL berikut orang mereka jadi.menag.

Arivin Ariv
Arivin Ariv Klo ada Umar bin khattab si nasaruddin umar habis tuh dijotosin sampe berdarah darah.

Kurnia Riz
Kurnia Riz imam ini yg membela ahoax waktu itu khan?

Penjinak Donat
Penjinak Donat Moga anis sandi di lantik pertama yg di ganti imam mesjid istiqlal

Reply
Hamid Halil
Hamid Halil Cabut ente jadi imam besar istiglal memalukan

Dunx
Dunx Ulama titipan

J Sonni
J Sonni Gk seperti imam istiqlal sebelum nya

Edi Irawan Irawan
Edi Irawan Irawan Imam pilihan selera Penguasa

ReNdra Plus
ReNdra Plus Pesanan..Rezim panik

Ahmad Karman
Ahmad Karman BERARTI IMAN INI TERIKAT JANJI YG BERSARAT…

Ibarcoki Bahar
Ibarcoki Bahar Heran jg kok bisa jadi imam istiqlal pasti titipan nih

Rafsanjani
Rafsanjani Hoax

Judi Tri
Judi Tri Kyai suu’ sama Kyk SAS, kyai bayaran, aqidah tergadaikan…..

Zia Az
Zia Az Bapak ini sakit apa udah di cekokin duit sekoper

Kartiko Leo
Kartiko Leo sudah dibeli yeeeih

Haesi Miliana Haesi Miliana
Haesi Miliana Haesi Miliana

Salsil Mifasil
Salsil Mifasil Suruh turun aja…kdg aliran apa orang ini

Mbah Lupus
Mbah Lupus waduh.. perlu dipertanyakan keislaman.nya..

Nik Bin Bahar
Nik Bin Bahar Itu kyai apa pendeta ya kok bak berani ngomong benar

Angkat Sembada
Angkat Sembada Jadi menurut sampeyan ALLAH itu ada berapa cong.. ??!

Hamzah Bae
Hamzah Bae Ulama libreal tapi maaf,,,aq percya sama qm suu,

Armand
Armand Hahahaaaa,,, jangan sudah dpat nasi kotak dr si seblah ntuw,,,,, hohoooiiiii,,,,,

Marc Marcello
Marc Marcello Die liberal..