Sabtu , 18 November 2017

Hidup Rakyat Lebih Sulit Di Kepemimpinan Jokowi

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, berani menyimpulkan bahwa 66 persen masyarakat Indonesia hidup lebih sulit di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut ia sampaikan dalam diskusi “Evaluasi Tiga Tahun Jokowi-JK” di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (20/10).

Tentang angka 66 persen itu, Fadli menjelaskan bahwa angka itu ia dapat dari hasil survei mandiri yang dilakukannya lewat media sosial Twitter pribadi (@fadlizon). Poling itu ia lakukan sejak pagi tadi dengan tema “3 tahun pemerintahan Jokowi, hidup…”. Ada tiga pilihan; lebih susah nih, lebih mudah dong, ya gitu-gitu aja deh.

Baca Juga  Rezim Jokowi Pembohong, Saatnya Gulirkan Hak Angket!

“Begitu juga di beberapa polling social media yang hasilnya memang mengatakan hidup lebih sulit di kepemimpinan Jokowi,” ujar Fadli.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut pemerintahan Jokowi terlalu berorientasi pada pembangunan infrastruktur, sebuah langkah yang memakan pagu anggaran belanja negara.

Baca Juga  Jokowi: Sekarang Banyak Fenomena Gampang Mengkafirkan Orang

“Pembangunan itu mengambil porsi yang besar dari APBN, tetapi tidak berdampak langsung pada masyarakat. Misalnya, lapangan pekerjaan yang tidak terlalu bagus,” ungkap Fadli.

Menurutnya, alokasi berlebihan untuk pembangunan insfrastruktur malah mengakibatkan daya beli masyarakat merosot tajam.

Baca Juga  JANJI MANIS atau PEPESAN KOSONG? "Jokowi Kasih Masyarakat Papua 10 Persen Saham Freeport"

“Pagu anggaran pembangunan era Jokowi lebih banyak dari akhir zaman Pak SBY, ini tentu memukul daya beli masyarakat,” kata Fadli. [ald]

rmol

Shares