Senin , 20 November 2017

Gempari: Hentikan Reklamasi dan Copot Menko Luhut

Penolakan terhadap Reklamasi Jakarta semakin menguat. Pasalnya, proyek raksasa itu hanya menguntungkan konglomerasi Agung Podomoro, Agung Sedayu dan segelintir elite kekuasaan.

Aksi penolakan itu salah satunya datang dari Gerakan Pemuda Peduli Rakyat Indonesia (Gempari). Ketua Umum Gempari Alfian Ramadhani mengatakan, menolak Reklamasi Teluk Jakarta tidak dapat ditawar.

”Jakarta Akan tenggelam dengan pembangunan reklamasi, banjir di Jakarta semakin menggila. Pembangunan reklamasi ini berpihak pada para investor-investor yang tidak berpihak kepada rakyat,” ujar Alfian dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (6/11/2017).

Baca Juga  Tokoh Tionghoa: Pulau Reklamasi Harusnya Disita Untuk Fasilitas Publik dan Negara

Alfian mengatakan, pembangunan reklamasi jelas merusak lingkungan hidup dan menggusur profesi nelayan yang dimiliki warga di sekitarnya.

”Sedikitnya ada 56 ribu rumah tangga nelayan yang akan terdampak pembangunan reklamasi di Teluk Jakarta,” tegasnya.

Baca Juga  Merasa Dihina Gerakan Jari, Jaksa Berencana Laporkan Buni Yani

Parahnya, lanjut Alfian, reklamasi Teluk Jakarta diduga dibangun dengan praktik korupsi dan kolusi. Karenanya, Gempari mendukung pengusutan dugaan korupsi reklamasi yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi. ”Gubernur DKI harus berani menghentikan proyek teluk reklamasi,” cetusnya.

Selain, Gempari juga menuntut Presiden Joko Widodo segera memberhentikan skandal mega proyek reklamasi tersebut. ”Jokowi harus mencopot Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan karena terlihat begitu ngotot melanjutkan reklamasi,” tegasnya.

Baca Juga  Alumni ITB Marah dengan Klaim Luhut Soal Reklamasi Jakarta

Sebagai bentuk komitmen memperjuangkan nasib nelayan, Gempari akan melakukan aksi demonstrasi pada hari Jumat, (10/11/2017) di Istana Presiden RI, Balaikota dan Kementerian Kemaritiman.

”Kami tegas mendesak Jokowi untuk mencopot Luhut. Kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Kemaritiman diduga hanya menguntungkan pihak pengembang reklamasi,” pungkas Alfian.

harianterbit

Shares