Sabtu , 25 November 2017

Di Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Mahasiswa Serukan Tolak UU Ormas

Di Hari Sumpah Pemuda ke-89, Sabtu 28 Oktober 2017, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Serang menggelar unjuk rasa di Kantor Wali Kota Serang.

Unjuk rasa yang diawali dengan long march dari kampus Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin (UIN-SMH) Banten tersebut berlangsung mulai pukul 15.00 WIB, berakhir selepas magrib.

Wow!:  Video: “Perppu” Zaman Fir’aun dan Musa

Dalam aksinya mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak nasionalis. Salah satu kebijakan yang dianggap tidak nasionalis adalah terbitnya Perppu Ormas nomor 2 tahun 2017 yang disahkan menjadi Undang-Undang oleh DPR baru-baru ini.

Wow!:  Video Kerusuhan Ormas GMBI, Meski Brutal Tapi Tak Dicap Radikal

“Di sini kami aliansi mahasiswa menolak keras terhadap Perppu yang sekarang ini telah menjadi UU nomor dua tahun 2017, di sini kami kecewa terhadap kebijakan-kebijakan yang tak nasionalis,” ujar Mahasiswa UIN-SMH Banten, Chandra, saat berorasi.

Senada dengan Chandra, Aldi, Mahasiswa Universitas Serang Raya (Unsera) menyerukan sudah saatnya pemuda dan mahasiswa mengevaluasi pemerintahan Jokowi-JK yang sudah berumur tiga tahun itu.

Wow!:  Memahami Sekularisme dalam Undang-undang Ormas

“Sudah saatnya pemuda dan mahasiswa bergerak mengevaluasi pemerintahan Jokowi-JK selama tiga tahun, pemerintahan diminta untuk memenuhi hak-hak rakyat,” Seru Aldi. (MNM/Salam-Online)

Shares