Minggu , 17 Desember 2017

Di arena peringatan Maulid Nabi SAW, Gatot: “kita ingin damai datang ke masjid, keluarnya malah marah, karena di masjid isinya provokasi.”

Umat Islam diminta agar tidak mudah terpancing dalam ujaran kebencian termasuk yang disampaikan oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai ulama. Apalagi bila seruan kebencian dan kemarahan dengan kata-kata kasar itu disampaikan di dalam masjid.

Hal ini disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ketika berbicara di arena peringatan Maulid Nabi SAW yang diadakan Majelis Rasullulah di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/12).

Wow!:  Bertahan Ingin Bertemu Presiden, Mahasiswa Dihadiahi Lemparan Batu

“Sekarang ada, kita ingin damai datang ke masjid, keluarnya malah marah, karena di masjid isinya provokasi. Hindari masjid seperti itu. Bukan rumah Allah itu. Ini yang saya dengar dari guru saya,” kata Gatot dari atas panggung.

Wow!:  Gegara Nyinyir dan Kurang Ajar, Kanisius Didesak Cabut Penghargaan Ananda Sukarlan

Gatot mengaku gembira dapat hadir di tengah ribuan umat untuk memperingati kelahiran nabi tercinta Muhammad SAW. Baginya, sebagai umat Islam sudah sepatutnya mencintai dan meneladani sifat dan tindakan Rasulullah.

“Kita ingin bersama-sama Rasulullah di akhirat. Mengapa? Karena kita umat Rasul yang sangat luar biasa. Kalau ada ulama bicara dengan kasar maka itu bukan ulama yang mencontoh Rasulullah. Bukan!” Gatot menekankan.[wid]

Wow!:  Membandel, Karaoke Dekat Masjid Itu Akhirnya Disegel

Sumber: rmol.co, 1/12/2017

Shares