Sabtu , 16 Desember 2017

Demi Pelabuhan Patimban Jabar, Pemerintah Rela Utang Rp14,3 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah menerima pinjaman atas pembangunan Pelabuhan Patimban di Jawa Barat senilai Rp14,3 triliun atau setara dengan sebesar JPY118,9 miliar.

Menurut Sri Mulyani pinjaman tersebut bakal diperuntukan untuk pembangunan Pelabuhan Patimban fase pertama, dimana ada dua fase dalam pembangunan pelabuhan tersebut.

Wow!:  Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta: Nelayan Tak Butuh Pulau

“Pelabuhan Patimban ini pusat logistik bertaraf internasional, bahwa industrialisasi telah berkembang sangat pesat, spill over dari Jakarta hingga Bekasi sampai ke Subang dan Indramayu,” jelas Sri Mulyani pada acara Temu Media di kantornya, Rabu (15/11).

Wow!:  PDIP Merespons Soal Amien Rais Minta PAN Out dari Koalisi Jokowi

Dengan terbangunnya pelabuhan logistik bertaraf internasional diharapkan bisa mendukung proses industrialisasi agar tetap kompetitif dan tidak lagi terbebani dengan biaya logistik seperti selama ini.

Sri Mulyani pun menguraikan syarat dan ketentuan dari pinjaman tersebut, dimana ditentukan dengan rasio bunga tahunan untuk proyek sebesar 0,1%, jasa konsultasi sebesar 0,01%, jangka waktu peminjaman selama 40 tahun dan tenggang waktu selama 12 tahun.

Wow!:  Bantah Bayar Utang, NasDem Sebut Penyederhanaan Tarif Listrik Untuk Buka Usaha

“Ini untuk menjamin pinjaman Indonesia bisa dibayar kembali dengan produktivitas yang naik,” terang dia.

aktual.com, 15/11/2017

Shares