Kamis , 23 November 2017

Bersaksi Di Tipikor, Setya Novanto: Ini Fitnah Yang Sangat Kejam

Mantan Ketua Fraksi Partai Golkar DPR yang kini menjabat Ketua DPR, Setya Novanto mengaku tidak mengetahui soal bagi-bagi uang dalam kasus dugaan korupsi pengadaan KTP berbasis elektronik (KTP-el).

“Konon dalam KTP-el ada bagi-bagi uang. Ya wajar aja kalau pengusaha. Tapi dikaitkan dengan lembaga anda?” tanya salah Ketua Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jhon Halasan Butar Butar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (3/11).

Wow!:  Jokowi: Sekarang Banyak Fenomena Gampang Mengkafirkan Orang

“Kami betul-betul tidak mengetahui,” jawab Novanto tanpa ekspresi saat menjadi saksi untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Mendengar itu, Hakim Jhon seakan tidak langsung percaya, dia terus mencecar ketum Partai Golkar itu dengan soal beberapa saksi yang mengaku bahwa Novanto diduga ikut dalam perputaran uang haram tersebut.

Wow!:  DSKS: Perppu Ormas Menzalimi Umat Islam

“Ya ini fitnah yang sangat kejam, yang dilakukan pihak-pihak yang selalu menyudutkan saya. Tidak benar,” tegas Setnov sapaan akrabnya.

Dari keterangan saksi-saksi di persidangan, Novanto diduga mengetahui soal aliran dana proyek yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun itu.

Wow!:  Soal Pembubaran HTI, Guru Besar Hukum Unpar : Pemerintah Sangat Represif

KPK pernah menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el. Namun status tersangka pudar dengan kemenangannya atas KPK di sidang Praperadilan. [rus]

rmol

Shares