Sabtu , 25 November 2017

Bantah Bayar Utang, NasDem Sebut Penyederhanaan Tarif Listrik Untuk Buka Usaha

Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi NasDem Kurtubi membantah bahwa pemberlakuan tarif dasar listrik yang baru dari pemerintah untuk mengejar pembayaran utang negara yang sebentar lagi bakal jatuh tempo.

“Engak ada hubungannya. Ini untuk mendorong penciptaan lapangan kerja saja,” ujar Kurtubi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/11).

Lebih lanjut, Kurtubi mengatakan bahwa kebijakan menteri ESDM yang baru ini mengubah struktur pelanggan yang dibagi dua. Yakni pelanggan subsidi dan non subsidi. Namun, Pemerintah tetap memperhatikan masyarakat yang tidak mampu, dengan mensubsidi pelanggan 450 VA dan 950 VA.

Wow!:  Papua Memanas, Mapolsek Tembagapura Diserang Kelompok Bersenjata

“Pemerintah enggak maksa semua pakai kulkas, pasang AC. Dibayar sesuai pemakaian tarif enggak naik. Hanya diberikan kesempatan pakai sesuai penggunaan. Kalau penggunaan meningkat baru bayarnya lebih banyak,” kata Politisi NasDem ini.

Kurtubi menjelaskan, penyederhanaan listrik ini justru lebih menguntungkan. Sebab, masyarakat bisa menggunakan listrik sesuai kebutuhannya.

“Sekarang yang non subsidi itu diberi peluang untuk menggunakan listrik sesuai kebutuhannya. Pelanggan non subsidi yang 900 VA, 1200, 2200 VA diberi peluang gunakan listrik sampai 1400 VA. Dan bisa dorong inisiatif yang punya jiwa enterpreneur bisa menjalankan usahanya tanpa terhambat listrik,”

Wow!:  Ada Muatan Politis dalam Isu Intoleransi dan Radikalisme

“Kedua mendorong anak muda, pelajar, dan mahasiswa untuk belajar lebih banyak karena seolah-olah tidak membatasi listrik. Pemakaian listrik itulah yang dibayar sekalipun non subsidi itu tidak akan naik pembangkitnya,” jelasnya.

Seperti diketahui, pemerintah akan melakukan penyederhanaan golongan daya listrik kepada pelanggan golongan 900 VA nonsubsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA menjadi 4.400 VA.

Sedangkan golongan 450 VA dengan pelanggan sebanyak 23 juta rumah tangga dan golongan 900 VA dengan pelanggan 6,5 juta rumah tangga yang disubsidi oleh pemerintah, tidak mengalami perubahan.

Wow!:  Semua Masih Punya Harapan Hijrah

Sementara golongan 4.400 VA hingga 12.600 VA dinaikkan dan ditambahkan dayanya menjadi 13.000 VA, dan golongan 13.000 VA ke atas dayanya akan di-loss stroom. Kebijakan penyederhanaan golongan daya listrik diperkirakan akan jalan pada Juni 2018.

Salah satu dasar rencana penyederhanaan golongan listrik rumah tangga menjadi 4.400 VA ialah untuk memicu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lebih produktif. Sebab, tidak perlu ada kekhawatiran listrik putus karena kekurangan daya.

aktual.com, 14/11/2017

Shares